Konsep Pertobatan Menurut 2 Korintus 7: 8-11

Foriaman Zega, Hendi H

Abstract


Abstract

Repentance is the second thing we do after we believe and are baptized into Christ Jesus. Repentance means transforming the salvation every day and becoming a lifestyle of believers. Repentance will continue to perfect the image of God in us becoming more and more like God or Christ. And in the end the believers will be united in God (Theosis) by the grace of God. Therefore, the issue of repentance is important to discuss so that every believer can understand this doctrine and practically could do it in his life with Christ. Repentance always starts from sorrow or tears for the sins committed. This tears is the basis of the repentance described by the Apostle Paul in 2 Corinthians 7: 8-11. Then repentance and tears will continually purify our sinful nature to be like Christ likeness. This paper will study the theory or concept of repentance according to the Apostle Paul and will be supplemented by Patristic literature or the Fathers of the Church’s concept.

Keywords: Repentance; tears; salvation; theosis; nous.

Abstrak

Pertobatan adalah hal kedua yang kita kerjakan setelah kita percaya dan dibaptis dalam Kristus Yesus. Pertobatan berarti mengerajakan keselamatan kita setiap hari dan menjadi gaya hidup orang percaya. Pertobatan akan terus menyempurnakan gambar Allah di dalam diri kita menjadi semakin serupa dengan Allah atau Kristus. Dan pada akhirnya kita akan menyatu di dalam Allah (Theosis) oleh anugerah Allah. Sebab itu masalah pertobatan ini penting dibahas supaya setiap orang percaya dapat memahami hal ini dan secara praktis dapat mengerjakannya dalam kehidupannya bersama Kristus. Pertobatan selalu dimulai dari dukacita atau kesedihan akan dosa-dosa yang dilakukan. Dukacita ini adalah dasar pertobatan yang dijelaskan Rasul Paulus di dalam 2 Korintus 7:8-11. Selanjutnya pertobatan dan tangisan dikerjakan untuk semakin hari semakin serupa dengan Kristus. Tulisan ini akan mengkaji teori atau konsep pertobatan menurut Rasul Paulus dan akan dilengkapi dengan literarur Patristik atau para Bapa Gereja.

Kata Kunci: pertobatan; dukacita; keselamatan; theosis; nous .

Full Text:

PDF

References


Anthony M. Coniaris, The Philokalia: The Bible of Orthodox Spirituality. Minneapolis: Light Publishing, 1998.

Brill, Wesley. J. Dasar yang Teguh. Bandung: Kalam Hidup, 2015.

Boediprayitno, Pilipus. The Biggest and Greatest Discovery. Purwokerto: ANYAR, 2013.

Hoekema, Anthony A. Diselamatkan Oleh Anugrah. Surabaya: Momentum, 2010.

Hagel, A Preaching of Repentance the Forty Gospel Homilies of Gregory the Great. Di akses 23 September 2019.

Lee, Witness. Pokok-Pokok Penting Dalam Alkitab. Surabaya: Yayasan Perpustakaan Injil, 1994.

Malaty, FR. Tadros Y. The Apostolic Fathers: Lectures IN Patriology, Alexandria: Preparatory edition, 2010.

Maiaweng, Peniel. UTUSLAH AKU: Eksposisi Yunus Pasal 3-4 Tentang Pengutusan Nabi Yunus Berdasarkan Prespektif Allah Menyesal. Di akses pada tanggal 23 September 2019.

Poole, Matthew. A Commentary on The Holy Bible volume III. Mclean, Virginia. Macdonald Publishing Company.

Theognostos, The Philokalia, Vol. 2, On the Practice of the Virtues.

Symeon, The Philokalia, Vol. 1, On Prayer.

Wijaya, Hendi. Inspirasi Batin. Yogyakarta: Lumela 2017.

______. Formasi Rohani: Fondasi, Purifikasi, dan Deifikasi. Yogyakarta: Leutikaprio, 2018.

______. Inspirasi Kalbu 3. Yogyakarta: Leutika, 2018.

______. “Pertobatan di dalam Philokalia: Artikel Ulasan.” Jurnal Dunamis. Vol 3. No. 1. 2018.




DOI: https://doi.org/10.46965/jtc.v4i1.215

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Teologi Cultivation






 Copy Right © 2020 Jurnal Teologi Cultivation

Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung
Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
email: info@iakntarutung.ac.id cultivation@iakntarutung.ac.id

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.