Desain Kurikulum Pemuda Berdasarkan Problem Centered Curriculum Design Dalam Meningkatkan Kesadaran Tentang Bahaya Seks Bebas

Rut Yesika Sinaga, Really Pelita Tumengkol, Menti Riani Lubis

Abstract


Masa muda adalah masa keemasan, di mana semangat yang membara, kekuatan fisik yang mendukung adalah ciri khas dari seorang pemuda. Namun pada kenyataannya, banyak pemuda yang tidak bisa menahan godaan untuk terus berbuat sesuai keinginan daging, seperti seks bebas. Di sisi lain, orangtua dan pendidik juga menganggap bahwa pendidikan seks adalah sebuah hal yang memalukan, sehingga enggan untuk mengajarkanya. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang kurikulum dalam meningkatkan kesadaran pemuda Kristen tentang bahaya seks bebas dan bagaimana seharusnya seksual yang benar menurut Alkitab dengan menggunakan desain kurikulum berpusat pada masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah terciptanya sebuah kurikulum pemuda dalam rangka meningkatkan kesadaran pemuda tentang bahaya seks dan bagaimana hidup dalam kekudusan seksual dengan menggunakan desain kurikulum berpusat pada masalah (Problem Centered Curriculum Design).


Keywords


problem centered curriculum design; kesadaran pemuda; bahaya seks bebas

Full Text:

PDF

References


A. Dwi Ramadhani Safitri Lukman. “Remaja Dalam Pergaulan Bebas Dilihat Dari Perspektif Teori Bunuh Diri.” Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, 2020.

Aliyono, Aliyono, Januarius Naingalis Dwi Juanto, and Kevin Samuel Kamagi. “Implementasi Problem Centered-Design Curriculum bagi Pemuda Kristen dalam Konteks Pendidikan Agama Kristen di Gereja.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 8, no. 5 (May 12, 2023): 3229–39. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i5.11808.

Aprilia, Wahyu. “Organisasi dan Desain Pengembangan Kurikulum.” ISLAMIKA 2, no. 2 (July 31, 2020): 208–26. https://doi.org/10.36088/islamika.v2i2.711.

Asep Kurnia Nenggala. “Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan,” 87. Bandung: Grafindo Media Pratama, 2006.

Detik News. “RUU KUHP: Kriminalisasi Seks Di Luar Nikah,” n.d. https://www.dw.com/id/ruu-kuhp-kriminalisasi-seks-di-luar-pernikahan-kumpul-kebo-diancam-sanksi-6-bulan-penjara/a-50193064.

dkk, Listyanto Aji Nugroho. “Kurikulum Pendidikan Tinggi Indonesia: Integrasi Visi Creative Minority Dalam Kurikulum,” 20. Klaten: Lakeisha, 2021.

dkk, Stief Aristo Walewangko. “Kurikulum Pendidikan: Konsep Dasar, Landasan, Komponen, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi Dan Dinamika Perkembangannya Di Indonesia,” 49. Makassar: PT. Nas Media Indonesia, 2022.

Halawa, Junius. “PASTORAL KONSELING PSIKOLOGI ALKITABIAH BAGI PEREMPUAN YANG TELAH MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS SEBELUM MENIKAH.” Missio Ecclesiae 7, no. 2 (October 30, 2018): 287–317. https://doi.org/10.52157/me.v7i2.91.

———. “Seks Menurut Alkitab Sebagai Kontribusi Bagi Pengajaran Gereja Masa Kini.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 8, no. 2 (July 30, 2020): 164–80. https://doi.org/10.47154/scripta.v8i2.70.

Hasudungan Simatupang. “Pengantar Pendidikan Agama Kristen.” Yogyakarta: ANDI, 2020.

https://tabloidmitra.com/peran-pemuda-dalam-perkembangan-sebuah-gereja/. “Peran Pemuda Dalam Perkembangan Sebuah Gereja,” n.d.

Illu, Wilianus, and Olivia Masihoru. “Upaya Gereja dalam Pembinaan Usia Remaja yang Melakukan Hubungan ‘Free Sex’” 9 (2020).

Maruf, Amar, Anang Sufyan Sauri, and Hisbullah Huda. “Teori dan Desain Kurikulum Pendidikan Di SD-SMP-SMA di Era Globalisasi: Artikel.” Educational Journal of Islamic Management 1, no. 2 (January 14, 2022): 92–101. https://doi.org/10.47709/ejim.v1i2.1222.

Nova Jelly Rungkat. “Peranan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Pemuda Dalam Meningkatkan Spiritualitas Pemuda Menurut Teori Wycoff” Volume 8, Nomor 1 (2022).

Purim Marbun. “Pembinaan Jemaat: Petunjuk Pemahaman Praktis Membina Jemaat Menuju Kedewasaan Iman.” Yogyakarta: ANDI, 2015.

Ristiono, Yosua Budi, and David Ming. “Pengaruh pendidikan seks terhadap perilaku pranikah.” Jurnal Konseling dan Pendidikan 10, no. 2 (June 30, 2022): 268. https://doi.org/10.29210/171300.

Ruben Rewasan. “Merancang Kurikulum Pendidikan Seks Bagi Warga Gereja Di Papua.” Riau: Dotplus, 2022.

Shofwatun Ammallyah and Fathul Lubanin Nuqul. “Eksplorasi Persepsi Ibu Tentang Pendidikan Seks Untuk Anak.” PSYMPATHIC: Jurnal Ilmiah Psikologi 4, no. 2 (2017): 157–66.

Sitorus, Theresia Tiodora. “Implikasi Pembinaan Pemuda Gereja Atas Faktor-Faktor Penyebab Kasus Hamil di Luar Nikah.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 2 (July 31, 2020): 194. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i2.248.

Supratman, Dindin. “PREVALENSI USIA PEMUDA DAN KETAHANAN NASIONAL (NARKOTIKA DAN ANCAMAN LOST GENERATION) THE PREVALENCE OF YOUTH AND NATIONAL SECURITY NARCOTICS AND THREATS LOST GENERATION” 1 (2018).

Tampenawas, Alfons Renaldo, and Veydy Yanto Mangantibe. “Tinjauan Etis Kristen Terhadap Seksualitas Di Kalangan Pemuda-Pemudi Gereja” 1, no. 1 (2020).

Telaumbanua, Deslinawati, Titik Haryani, and Asih Rachmani Endang Sumiwi. “Aplikasi Makna Pergaulan Menurut 1 Korintus 15:33-34 bagi Pemuda Kristen Masa Kini.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani 2, no. 1 (June 5, 2022): 79–91. https://doi.org/10.38189/jtk.v2i1.304.

Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (March 25, 2021): 249–66. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.93.




DOI: https://doi.org/10.46965/jch.v7i2.2074

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Copyright © 2020
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung
Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
email: warsetofreddy@gmail.com